"Infiltrasi Davutoglu ke wilayah Suriah tanpa ijin dari pemerintah Suriah merupakan agresi yang jelas terhadap negara anggota PBB yang berdaulat dan pelanggaran hukum internasional," begitu bunyi pernyataan pemerintah Suriah yang dimuat dalam kantor berita resminya, SANA pada Minggu (10/5).
Diketahui, seperti dimuat
Press TV, Davutoglu berziarah ke makam Suleyman Shah (Süleyman Şah Türbesi) yang merupakan kakek dari Osman I (Osman Gazi), pendiri Kekaisaran Ottoman.
Ziarah makam itu sendiri tidak diumumkan sebelumnya. Ziarah tersebut merupakan kunungan pertama pemimpin politik Turki ke makam yang dianggap sebagai properti Turki, berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani antara Turki dan Perancis pada tahun 1921 lalu.
Sebelumnya, makam tersebut diletakkan di tengah wilayah Suriah sebelum akhirnya direlokasi ke wilayah lain di Aleppo di Suriah, sekitar 200 meter dari perbatasan Turki.
[mel]
BERITA TERKAIT: