Rouhani memperingatkan soal adanya perkembangan terorisme yang pesat di sebagian besar kawasan Asia dan Afrika. Kata Rouhani, para ekstrimis menggunakan intelijen, senjata, dan kekuatan keuangan dari sejumlah pemain regional dan internasional untuk melancarkan aksi mereka.
Karena itulah, Rouhani menekankan bahwa saat ini penting untuk melakukan pendekatan yang bijaksana untuk melawan aksi terorisme.
Lebih lanjut Rouhani mengusulkan rencana Iran dalam melawan terorisme, termasuk di antaranya adalah menghormati kehidupan manusia terlepas dari isu agama, ras ataupu etnis. Ia pun menyerukan agar pemimpin global membantu mengakhiri dukungan keuangan dan intelijen untuk terorisme.
"Kita harus melawan perluasan terorisme dengan memangkas dukungan keuanga, pilitik dan intelijen," tegasnya.
Rouhani juga sempat menyindir konflik yang terjadi di Yaman dan Suriah. Ia menyebut bahwa intervensi militer justru menyebabkan lebih banyak bencana kemanusiaan, seperti yang terjadi di Yaman dan Suriah.
"Kami percaya bahwa perdamaian abadi bergantung pada menghentikan intervensi militer dan menciptakan kondisi yang diperlukan untuk memahami dan dialog di antara semua kelompok politik," tandas Rouhani seperti dimuat
Press TV.
[mel]
BERITA TERKAIT: