Mantan Presiden Yaman Pastikan Tak Hengkang di Tengah Gempuran Arab Saudi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 18 April 2015, 11:36 WIB
Mantan Presiden Yaman Pastikan Tak Hengkang di Tengah Gempuran Arab Saudi
serangan di yaman/net
rmol news logo Mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh menegaskan bahwa ia tidak akan meninggalkan negaranya kendati intervensi militer Arab Saudi masih terus terjadi.

Penegasan itu sekaligus membantah kabar sebelumnya yang menyebut bahwa ia mencari aman dengan berupaya pergi ke luar negeri demi menghindari konflik di Yaman.

"Saya bukan tipe yang pergi mencari tempat untuk hidup di Jeddah, Paris, atau Eropa. Negara saya adalah tempat kelahiran saya," tulisnya di akun resmi facebook miliknya seperti dimuat Reuters pada Jumat (17/4).

Gempuran serangan udara yang dilakukan oleh Arab Saudi ke Yaman sejak 26 Maret lalu diketahui masih terus terjadi hingga saat ini. Serangan itu menargetkan kelompok pemberontak Houthi yang menduduki sebagian wilayah Yaman.

Namun serangan itu tak sedikit menyebabkan korban sipil tewas. PBB mencatat, setidaknya telah ada 750 orang tewas akibat serangan itu dan 150 ribu lainnya melarikan diri dari rumah. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA