Menurut keterangan Gedung Putih, dalam percakapan itu, Obama dan Raja Salma sama-sama sepakat bahwa solusi politik diperlukan untuk mencapai stabilitas jangka panjang di Yaman, di mana pemberontak Houthi bertempur melawan pendukung Presiden Abd-Rabbu Mansour.
Bukan hanya itu, seperti dimuat
Reuters, dalam kesempatan yang sama, Obama juga menggarisbawahi komitmen Amerika Serikat atas keamanan di Arab Saudi.
Diketahui, Arab Saudi melancarkan misi serangan udara ke Yaman sejak 26 Maret lalu demi menggempur Houthi.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: