Dalam pernyataannya, seperti dimuat
Press TV (Kamis, 17/4), Jonathan menjelaskan bahwa PBB lebih baik fokus untuk membantu para korban Boko Haram. Keterlibatan PBB tidak boleh didasarkan pada penegakkan militer, melainkan promosi keamanan regional.
Pernyataan itu dikeluarkan setelah Jonathan bertemu dengan perwakilan khusus PBB untuk Afrika Barat dan Afrika Tengah.
Dalam beberapa tahun terakhir Boko Haram diketahui merupakan salah satu ancaman di Nigeria. Kelompok militan yang baru-baru ini menyatakan kesetiannya kepada ISIS itu kerap menyerang desa-desa, membunuh, menjarah, serta menculik warga sipil.
Sejumlah kota di Nigeria yang diduduki Boko Haram antara lain adalah Borno, Adamawa, dan Yobe.
Nigeria diketahui baru-baru ini menolak mandat Dewan Keamanan PBB untuk menyebarkan pasukan internasional untuk melawan Boko Haram.
[mel]
BERITA TERKAIT: