"Secara ilegal memberikan rahasia negara kepada pihak asing," kata pengadilan Beijing seperti dimuat
BBC (Jumat, 17/4).
Tidak dijelaskan lebih lanjut, dokumen rahasia yang dimaksudkan itu berkaitan dengan apa. Namun kabar yang muncul, dokumen rahasia itu berkaitan dengan strategi Partai Komunis Tiongkok yang dikenal sebagai "Dokumen No 9".
Dokumen itu diduga berisi seruan terkait pembatasan agresif pada demokrasi, masyarakat sipil, dan pers.
Gao sendiri diketahui ditahan pada April tahun 2014 lalu.
Putusan pengadilan terhadap Gao tersebut memicu kemarahan dari kelompok HAM.
"Gao adalah korban hukum rahasia negara yang samar dan sewenang-wenang yang digunakan terhadap aktivis sebagai bagian dari serangan pihak berwenang terhadap kebebasan berekspresi," kata salah seorang aktivis HAM Tiongkok, William Nee.
[mel]
BERITA TERKAIT: