33 Ton Ikan Mati Dibersihkan dari Lokasi Balap Dayung Olimpiade 2016

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 17 April 2015, 14:17 WIB
33 Ton Ikan Mati Dibersihkan dari Lokasi Balap Dayung Olimpiade 2016
foto bbc
rmol news logo Kota Rio de Janeiro di Brasil sebagai tuan rumah Olimpiade tahun 2016 tengah kerepotan menangani sebuah laguna yang menjadi venue atau lokasi pertandingan dayung dan kano. Pasalnya, laguna Rodrigo de Freitas itu dipenuhi dengan ikan-ikan mati.

Pihak penyelenggara sendiri telah mengerahkan sebuah tim khusus yang terdiri dari 60 orang untuk membersihkan ikan-ikan mati dari lokasi itu sejak akhir tahun lalu. Sejak saat itu telah ada lebih dari 33 ton ikan mati dari laguna tersebut.

Menurut keterangan para ilmuan, ikan-ikan di laguna itu mati karena kekurangan oksigen akibat tingkat polusi yang tinggi. Namun demikian, sekretariat lingkungan Rio pada Kamis (17/4), kematian ikan-ikan itu adalah hasil dari perubahan mendadak di dalam suhu air.

Akibat banyaknya ikan yang mati, BBC mengabarkan, bau busuk menyengat keluar dari laguna tersebut dan menganggu warga setempat serta klub dayung lokal.

Laguna itu bukan satu-satunya lokasi yang menjadi perhatian jelang Olimpiade tahun 2016 mendatang. Guanabara Bay yang akan menjadi lokasi pertandingan perahu layar itu dipermasalahan terkait dengan kualitas airnya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA