PM Singapura: ISIS Ancaman Dekat Asia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 11 April 2015, 16:59 WIB
PM Singapura: ISIS Ancaman Dekat Asia
lee hsien loong/net
rmol news logo Kelompok militan ISIS merupakan bagian dari masalah keamanan yang sulit dikesampingkan bagi kawasan Asia. Pengaruh ISIS bisa menganggu stabilitas keamanan kawasan.

"ISIS jauh di Timur Tengah, tapi tidak jauh dari internet," kata Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dalam Singapore Forum pada Jumat malam (10/4).

Lee mnyerukan agar semua negara di Asia menanggapi ancaman ISIS dengan sangat serius.

"Perhitungannya mungkin 20 ribu pejuang yang telah pergi untuk bergabung dengan ISIS dalam beberapa tahun terakhir," beber Lee.

"Mereka berasal dari seluruh dunia, tempat-tempat yang tidak ada hubungannya dengan Timur Tengah, atau Suriah atau Irak," sambungnya seperti dimuat Channel News Asia.

Orang-orang yangtelah bergabung dengan ISIS itu berbahaya ketika kembali ke tanah air, karena membawa pengaruh radikalisme ISIS dan berpotensi menciptakan kekacauan.

Itulah mengapa semua elemen masyarakat dari latar belakang ideologis, agama, dan ras mestinya sama-sama menahan diri dan berupaya agar pengaruh radikan ISIS tidak menjadi kesalahan fatal dalam tubuh politik.

Di Singapura sendiri, kata Lee, pihaknya bekerjasama dengan para pemimpin Muslim untuk memecahkan masalah terorisme itu. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA