Ledakan itu sendiri terjadi sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Menurut keterangan dari regu pemadam kebakaran Zhangzhou, ada 430 petugas pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.
Pabrik tersebut diketahui memproduksi paraxylene (PX) yakni bahan kimia mudah terbakar yang bisa digunakan untuk poliester dan plastik manufaktur. Pabrik itu sendiri diketahui dikelola oleh Dragon Aromatics, salah satu produsen PX terbesar di Tiongkok.
Ini bukan kali pertama ledakan terjadi di pabrik tersebut. Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, setidaknya sudah ada dua ledakan terjadi di pabrik yang sama.
Dimuat
BBC, pabrik PX itu telah memicu protes dari warga setempat. Sejumlah cara dilakukan untuk memprotes operasi pabrik, termasuk demonstrasi berujung kekerasan yang terjadi pada tahun lalu.
Warga setempat khwatir asap buang pabrik bisa membahayakan kesehatan mereka.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: