"Dengan ketahanan dan kesabaran, warga Iran menyampaikan bahwa mereka tidak akan pernah tunduh pada tekanan. Orang-orang Iran menunjukkan perlawanan mereka dalam menghadapi tekanan. Satu hal lagi yang mereka buktikan adalah bahwa rakyat Iran, seperti dinyatakan oleh pemimpin Revolusi Islam (Ayatollah Seyyed Ali Khamenei), bahwa mereka mendukung kebijaksanaan, negosiasi, dialog dan usulan konstruktif," kata Zarif wartawan setelah pembicaraan maraton di kota Swiss Lausanne (Kamis, 2/4).
Dalam pertemuan itu, Iran dan enam negara kekuatan dunia yakni Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Inggris, Tiongkok, dan Rusia atau yang dikenal juga dengan istilah P5+1 berhasil menemukan kesepakatan awal terkait nuklir Iran dan pencabutan sanksi.
"Mereka adalah orang-orang hebat, yang siap untuk meneliti dan hati-hati erat semua sikap dan bagaimana mereka diperlakukan," tambahnya seperti dimuat
Press TV.
Zarif pun menggarisbawahi, kesepakatan akhir atas program nuklir Iran akan didasarkan pada kepentingan dan kebutuhan rakyat Iran. Ia menekankan bahwa Dewan Keamanan PBB akan mendukung kesepakatan tersebut dalam praktek.
[mel]
BERITA TERKAIT: