Pihak kementerian bahkan menawarkan hadiah sebesar 20 juta shilling Kenya, atau setara dengan 215 ribu dolar AS bagi siapaun yang berhasil memberikan informasi tentang keberadaan sosok bernama Mohamed Mohamud, alias Dulyadin, alias Gamadhere itu.
"Kami menyerukan kepada siapa pun dengan info tentang Gamadhere untuk berbagi dengan pihak berwenang yang relevan dan badan-badan keamanan," kata keterangan dari Kementerian Dalam Negeri Kenya yang dirilis tak lama setelah penyerangan di Garissa University berakhir.
Namun demikian, seperti dimuat
CNN, tidak disebutkan lebih lanjut soal apa peran Gamadhere dalam penyerangan yang terjadi pada Kamis pagi (2/4). Dalam serangan yang diklaim dilakukan oleh kelompok militan Al-Shabaab yang berbasis di Somalia, 147 mahasiswa tewas.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: