Miyamoto yang dianugerahi mahkota Miss Jepang beberapa waktu lalu itu merupakan dara cantik berusia 20 tahun keturunan Jepang-Amerika. Ibunya berasal dari Nagasaki Jepang dan ayahnya berasal dari Arkansas Amerika Serikat.
"Dia tidak terlihat seperti orang Jepang sama sekali," kata salah seorang warga Nagasaki, Ishiko Komagawa.
"Setengah (keturunan Jepang), bukan berarti 100 Persen Jepang. Jika seserang memilih Miss Jepang, kedua orang tuanya haruslah warga negara Jepang," kata seorang warga Jepang lainnya, Tomoki Nogami.
Menanggapi sejumlah kritik yang dihadapinya itu, Miyamoto menegaskan bahwa dirinya hendak memperluas definisi dan persepsi soal apa makna menjadi orang Jepang.
"Saya hendak mengatakan kepada dunia, bahkan setengah Jepang bisa mewakili Jepang," kata Miyamoto seperti dimuat
BBC (Rabu, 25/3).
Sementara itu, menurut seorang profesor studi Asia di Universitas Temple di Tokyo, Jeff Kingston, menyebut bahwa Jepang sebenarnya telah merangkul banyak warga negara campuran dalam sejumlah bidang, termasuk atlet olahraga dalam beberapa tahun terakhir.
"Ini mengirimkan pesan yang sangat positif tentang perubahan Jepang ke seluruh dunia," tambahnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: