Kotak merah itu digunakan untuk membawa dokumen penting sejak saat ia masih menjabat sebagai Perdana Menteri hingga bulan lalu. Tepatnya tanggal 4 Februari 2015, atau sehari sebelum ia dibawa ke General Hospital untuk dirawat akibat pneumonia yang dideritanya.
Hal tersebut dituturkan oleh Menteri Pendidikan Singapura Heng Swee Keat terungkap dalam posting facebook-nya hari ini (Rabu, 25/3).
"Ketika saya bekerja sebagai Sekretaris Utama Pribadi Lee, bagian terbaik dri kehidupan sehari-hari saya berputar di kotak merah," tulisnya seperti dimuat
AsiaOne.
Ia menceritakan, setiap hari, kotak merah selalu berada dalam keadaan terkunci dan akan dibuka pukul 9 pagi.
"Tas berbentuk kotak, sekitar 14 sentimeter lebarnya. Kotak merah itu berasal dari pemerintah Inggris yang sebelumnya digunakan untuk mengangkut dokumen antara kantor-kantor pemerintah," sambungnya.
Kata Heng, selama bertahun-tahun itu, kotak merah tersebut digunakan untuk menyimpan surat-surat penting miliknya, draft pidato, bacaan, dan berbagai macam pertanyaan serta refleksi dan observasi.
Selain itu, Heng juga menceritakan bahwa sejumlah barang lainnya juga kerap kali diletakkan Lee di dalam kotak merah tersebut. Seperti rekaman suaranya untuk ditranskrip, komunikasi dengan para pemimpin asing, pengamatan tentang krisis keuangan, instruksi untuk Istana staf lapangan, atau bahkan pertanyaan tentang beberapa pohon ia lihat di jalan tol.
[mel]
BERITA TERKAIT: