Pria berusia 52 tahun bernama Mitsuyoshi Kamiya itu ditahan di Okinawa Jepang pada Kamis (19/3). Ia diduga merupakan sosok di balik telepon berisi pesan ancaman teror kepada pihak kedutaan Amerika Serikat di Jepang awal bulan ini.
Dalam ancaman teror itu, pria tersebut mengancam akan meledakkan gedung kedutaan dan basis militer Amerika Serikat di negeri sakura. Bukan hanya itu, ia juga bahkan mengancam akan membunuh Caroline Kennedy yang tak lain adalah putri mantan presiden John F. Kennedy serta Konsul Jenderal Alfred Magleby di Okinawa.
Kamiya sendiri, seperti dimuat
BBC, diketahui melakukan aksi ancaman telepon itu melalui telepon umum di Naha Okinawa.
Kamiya mengakui tuduhan yang dilauangkan padanya. Ia pun mengaku telah mengancam akan membunuh Caroline.
Namun demikian, belum ditemukan adanya korelasi antara ancaman telepon itu dengan penyerangan Duta Besar Amerika Serikat untuk Korea Selatan Mark Lippert yang terjadi awal pekan ini.
[mel]
BERITA TERKAIT: