Petisi yang didukung oleh para simpatisan Presiden Nicholas Maduro itu juga berisi permintaan kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk mencabut perintah baru-baru ini yang membekukan aset Venezuela.
Seperti dimuat
Press TV (Jumat, 20/3) ,insiatif membentuk petisi itu muncul setelah Obama menandatangani sebuah perintah eksekutif pada tanggal 9 Maret yang menyebut bahwa Venezuela merupakan ancaman atas keamanan nasional.
Maduro sendiri membalas Amerika Serikat dengan menyebut negara itu imperialis.
Di bawah perintah Obama itu, Amerika Serikat membekukan rekening bank dan properti milik tujuh pejabat Venezuela.
Venezuela dan Amerika Serikat diketahui telah berselisih sejak masa akhir kepemimpinan Hugo Chavez pada tahun 1999. Kedua belah pihak telah menolak untuk bertukar duta besar sejak 2010.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: