Lebarkan Sayap di Asia Tenggara, ISIS Latih Anak-anak dengan Bahasa Melayu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 17 Maret 2015, 11:57 WIB
Lebarkan Sayap di Asia Tenggara, ISIS Latih Anak-anak dengan Bahasa Melayu
pelatihan anak-anak oleh isis/net
rmol news logo Kelompok militan ISIS memposting online foto dan video yang menunjukkan sejumlah anak laki-laki yang berbahasa melayu dilatih menggunakan senjata.

Dalam video yang berjudul "Education In The Caliphate" itu, ISIS menampilkan setidaknya ada 20 anak laki-laki yang belajar, berdoa, makan, serta menjalani pelatihan pertahanan dengan senjata di wilayah yang dikuasi oleh kelompok terorisme.

Menurut pengamat, hal itu merupakan langkah baru ISIS untuk menjangkau pendukungnya di Asia Tenggara.

"Telah ada lonjakan dalam material berbahasa melayu dan Indonesia yang diposting ISIS secara online," kata seorang analis riset di S. Rajaratnam School of International Studies, Jasminder Singh.

"Ada video sebelumnya yang menampilkan anak-anak Arab dan Asia Tengah, dan jelas mereka sekarang menjangkau target pendukung di Asia Tenggara," sambungnya.

Hal senada juga dilontarkan oleh seorang peneliti dari Barometer Institute, Robi Sugara.

"Mereka (ISIS) ingin mencari dukungan keuangan, dan untuk menarik orang Indonesia dan Malaysia untuk bermigrasi ke kekhalifahan," ujarnya seperti dimuat Asia One (Selasa, 17/3). [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA