Selain menyampaikan apresiasinya terhadap hubungan bilateral yang baik antara Indonesia-Korsel selama ini, Jokowi menyarankan agar ada pertemuan antar menteri luar negeri untuk melanjutkan hubungan yang lebih baik.
"Kami menghargai hubungan bilateral Indonesia-Korea Selatan. Dan untuk hubungan yang lebih kuat ini kami menyarankan ada pertemuan antar menlu dalam bentuk join commision, agar segera dilakukan," ujar Jokowi yang sebelumnya mengunjungi perusahaan yang memproduksi kapal Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) di Busan.
Sementara Presiden Korsel Park Geun Hye dalam sambutan pengantarnya mengatakan, Indonesia adalah mitra perdagangan yang penting dan strategis bagi negaranya.
Park juga mengaku mendengar pada saat menjadi Walikota Solo, Jokowi pernah berkunjung ke Korsel.
"Sekarang datang sebagai presiden. Dengan kedekatan ini kerjasama bisa dilanjutkan," ujarnya dilansir dari laman
Setkab RI.
Diwartakan sebelumnya, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Widodo berkunjung ke Busan, Korsel, selama dua malam 10-12 Desember 2014. Agenda kunjungan pertama Presiden Jokowi ke Korea Selatan sejak dilantik pada Oktober 2014 ini adalah menghadiri KTT Perayaan 25 Tahun Dialog ASEAN-Korsel 11-12 Desember 2014.
[rus]
BERITA TERKAIT: