
Hari ini, (Sabtu, 8/11), tepat satu tahun topan Haiyan meluluhlantahkan daratan di Filipina.
Bencana alam itu menewaskan 7.350 orang dan membuat belasan ribu orang kehilangan tempat tinggalnya.
Bencana ini juga kian menghancurkan Filipina dan menyebabkan negara miskin itu semakin miskin.
Dalam curahan kesedihan, ribuan orang berziarah ke salah satu pemakaman massal di Tacloban dengan membawa bunga, menyalakan lilin dan berdoa.
Walikota Tacloban, Alfred Romualdez, yang turut hadir dalam upacara tersebut mengatakan bahwa upacara khidmat tersebut memberi kesempatan para keluarga untuk menumpahkan kesedihannya.
"Ini adalah sebuah keadaan pahit. Mereka selamat, sementara mereka kehilangan orang yang mereka cintai, mata pencaharian mereka dan rumah mereka. Sekarang adalah waktu bagi mereka untuk berduka," Romualdez kepada
AFP.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: