Gempur ISIS, Kanada Luncurkan Serangan Udara Perdana di Irak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 03 November 2014, 12:08 WIB
Gempur ISIS, Kanada Luncurkan Serangan Udara Perdana di Irak
Ilustrasi Pesawat tempur CF-18/net
rmol news logo Kanada semakin merapatkan barisan dengan Amerika Serikat dengan meluncurkan serangan udara perdana di wilayah pendudukan kelompok militan ISIS di Irak.

Menteri Pertahanan Kanada Rob Nicholson dalam sebuah pernyataan pada Minggu (2/11) menyebut, dua pesawat tempurnya menyerang sasaran di sekitar wilayah Fallujah dengan bom yang dipandu laser sebelum kembali ke basisnya di Kuwait.

Kanada sendiri mengerahkan enam pesawat tempur jenis CF-18, sebuah pesawat jenis C-150, dan dua pesawat Aurora pengintai jenis CP-140 untuk bergabung dengan koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat untuk menggempur ISIS yang menduduki sebagian wilayah Irak dan Suriah.

Kanada juga mengerahkan sekitar 600 penerbang pria dan wanita untuk terlibat dalam misi tersebut.

Langkah Kanada itu, dikabarkan Associated Press, diambil setelah digelar pemungutan suara di parlemen Kanada menyusul adanya permintaan dari Amerika Serikat untuk bergabung.

Kanada sendiri merupakan satu antara puluhan negara yang telah bergabung dengan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat dalam memimpin ISIS. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA