11 Orang Tewas Tersambar Petir di Tengah Ritual Adat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 07 Oktober 2014, 11:58 WIB
11 Orang Tewas Tersambar Petir di Tengah Ritual Adat
evakuasi korban insiden sambaran petir di tengah ritual adat di kolombia/bbc
rmol news logo Sebanyak 11 anggota kelompok masyarakat adat Wiwa Kolombia tewas tersambar petir dalam sebuah upacara keagamaan yang digelar di daerah pegunungan terpencil Sierra Nevada di Guachaca, Kolumbia.

BBC
pada Selasa (7/10) mengabarkan, insiden itu terjadi akhir pekan lalu dalam sebuah ritual yang disebut sebagai harmonisasi spiritual.

Dalam ritual itu ada sekitar 60 anggota Wiwa berkumpul dalam sebuah bangunan yang terbuat dari jerami dan digunakan sebagai candi ketika tiba-tiba saja petir menyambar dan membakar bangunan seketika. Selain menewaskan 11 orang, insiden itu juga melukai 15 orang lainnya. Sebagian besar korban mengalami luka bakar tingkat tiga ataupun dua.

Petugas penyelamat bersama dengan tentara membantu mengevakuasi para korban dan melarikannya ke sejumlah rumah sakit dengan menggunakan helikopter ke kota Santa Marta.

Menyusul insiden, Presiden Kolombia Juan Manuel Santos menyampaikan keprihatinnya melalui akun twitternya.

"Solidaritas kami dengan masyarakat adat Sierra Nevada de Santa Marta," tulisnya.

Sementara itu badan adat Kolombia, Onic, dalam sebuah pernyataan menjelaskan bahwa ritual yang dilakukan oleh Wiwa kerap kali dilakukan ketika mereka dihadapkan dengan perselisihan internal atau masalah lingkungan. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA