Kanada Siap Gabung Koalisi AS Lancarkan Serangan Udara ke Irak

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 04 Oktober 2014, 11:29 WIB
Kanada Siap Gabung Koalisi AS Lancarkan Serangan Udara ke Irak
ilustrasi militan isis/net
rmol news logo Kanada berencana melancarakan serangan udara demi melawan kelompok militan ISIS di Irak menyusul permintaan Amerika Serikat. Bhakan Kanada siap memperluas cakupan serangan udaranya ke Suriah bila mendapatkan undangan dari pemerintah Bashar al-Assad di Suriah.

Perdana Menteri kanda Stephen Harper menyebut, keterlibatan Kanda dalam serangan ke Irak akan dilakukan hingga jangka waktu enam bulan. Ia memastikan yang akan dilakukan adalah serangan udara dan tidak akan ada pertempuran darat.

"Kami akan menyerang ISIS dan hanya di mana Kanada medapat dukungan yang jelas dari pemerintahan negara itu. Saat ini, yang jelas hanyalah di Irak," tegasnya pada Jumat (3/10).

Rencana serangan udara Kanada itu akan melibatkan enam pesawat tempur CF-18, sebuah pesawat pengisi bahan bakar tanker, dua pesawat pengawas, dan satu pesawat airlift. Selain itu, ada sekitar 600 penerbang Kanada yang akan terlibat dalam serangan.

Dengan demikian, Kanada adalah negara kesekian yang akan bergabung dengan koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat untuk melawan kelompok ISIS.

Associated Press mengabarkan, kendati tidak memerlukan persetujuan parlemen, namun pemerintah menyerahkan draft rencana itu untuk dilakukan pemungutan suara demi menunjukkan konsensus pada Senin pekan depan. Diperkirakan rancangan itu akan diloloskan parlemen mengingat partai pendukung Harper, Partai Konservatif memiliki suara mayoritas di parlemen. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA