Ukraina Kembali berkonflik, Menlu AS telepon Menlu Rusia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 04 Oktober 2014, 08:55 WIB
Ukraina Kembali berkonflik, Menlu AS telepon Menlu Rusia
asap terlihat mengepul dekat bandara donetsk ukraina/reuters
rmol news logo Konflik di wilayah timur Ukraina rupanya belum juga redam kendati perjanjian gencatan senjata telah dibuat 5 September lalu. Pasalnya kelompok separatis pro-Rusia dikabarkan kembali terlibat konflik dengan pasukan pemerintah ketika mencoba menduduki bandara Donetsk pada jumat (3/10).

"Situasi di area bandara Donetsk masih sulit," kata juru bicara militer Ukraina Vladyslav Seleznyov.

"Militan (pemberontak) menggunakan bom asap sebagai penutup untuk kemudian masuk ke lantai dasar terminal lama," sambungnya sembari menegaskan bahwa pasukannya berhasil memukul mundur para militan yang sempat menduduki sebagian bandara.

Sementara itu pemimpin kelompok separatis yang menyebut dirinya Donetsk People's Republic mengklaim telah berhasil menduduki seluruh bandara.

Sejumlah saksi mata, menurut kabar BBC (Jumat, 3/10), ada sejumlah pasukan pemberontak yang tewas dalam kejadian tersebut.

Koreponden Associated Press melihat ada tiga tank milik pasukan pemberontak yang melepaskan tembakan ke terminal utama.

Sementara itu dari Amerika Serikat, Menteri Luar negeri John Kerry pada hari yang sama menelepon Menteri Luar negeri Rusia Sergei Lavrov untuk menunjukan keprihatinan atas kekerasan yang kembali meningkat di wilayah timur Ukraina.

"Rusia harus gunakan pengaruhnya dengan separatis dan mengakhiri serangan ini dengan segera,' kata juru bicara Kementerian Luar negeri Amerika Serikat Jen Psaki. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA