Menurut kepala investigasi kriminal federal, Tomas Zeron, penangkapan itu tidak diwarnai dengan tembakan senjata. Penangkapan Hector dilakukan selang beberapa bulan setelah penangkapan Joaquin "El Chapo" Guzman, pimpinan salah satu kartel paling berpengaruh dalam perdagangan narkoba di Meksiko.
Otoritas Meksiko mengatakan, Hector yang berusia 49 tahun akan diperkuat dengan konfirmasi berupa tes DNA demi memastikan identitasnya.
Hector diketahui merupakan pemimpin sebuah kartel narkoba di Meksiko yang bertanggungjawab atas perdagangan senjata dan obat-obatan dari dan ke Amerika Serikat. Nama kartelnya itu sendiri diambil dari nama sang adik yang tewas dalam baku tembak dengan pasukan tentara Meksiko tahun 2009 lalu, yakni Arturo. Kartelnya dikenal dengan singkatan ABL.
Selain melakukan perdagangan, dikabarkan
ABC, ABL juga kerap kali melakukan aksi penculikan, pembunuhan, dan penyiksaan di Meksiko.
Karena begitu berpengaruhnya kartel tersebut, Amerika Serikat bahkan menawarkan imbalan sebesar 5 juta dolar AS bagi pihak yang dapat memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan sang pimpinan kartel, Hector. Sedangkan Meksiko sendiri pernah menawarkan imbalan sebesar 30 juta peso bagi informasi semacam itu.
[mel]
BERITA TERKAIT: