Surat pengunduran dirinya telah diajukan ke Sekretaris Departemen Keamanan Dalam Negeri. Langkah itu diambil menyusul adanya sejumlah sorotan terkait penyimpangan keamanan tingkat tinggi yang terjadi di Gedung Putih maupun terhadap Presiden Amerika Serikat Barack Obama.
"Hari ini Julia Pierson, Direktur Dinas Rahasia Amerika Serikat mengajukan pengunduran dirinya dan saya menerimanya," kata Sekretaris Departemen Keamanan Dalam Negeri Jeh Johnson dalam sebuah pernyataan.
Sebelumnya, pada Selasa (30/9), sejumlah anggota kongres Amerika Serikat telah menyerukan pengunduran diri Pierson menyusul kesaksiannya di depan komite pengawasan. Dalam kesempatan itu Pierson mengakui rencana keamanan Dinas Rahasia yang dipimpinnya tidak dilaksanakan dengan baik.
Hal itu disampaikan menyusul adanya sejumlah laporan soal insiden penyimpangan keamanan. Salah satu insiden yang terjadi adalah ketika Presiden Amerika Serikat Barack Obama pernah berada satu lift dengan seorang pria yang membawa senjata dan berpotensi melakukan penyerangan. Insiden itu terjadi pada tanggal 16 September ketika ia berada di Atlanta. Padahal, hanya sejumlah anggota protokoler saja yang boleh membawa senjata dan berada di sekitar presiden.
Selain itu insiden lainnya adalah ketika seorang pria berusia 42 tahun Omar Gonzalez, pada tanggal 19 September lalu pernah berhasil menerobos pengamanan Gedung Putih dengan melompati pagar dan masuk ke ruang Timur Gedung Putih sambil membawa pisau.
Dalam sebuah wawancara dengan
Bloomberg News pasca pengunduran dirinya, Pierson menyebut bahwa ia tahu Kongres tidak lahi percaya bahwa dirinya mampu menjalankan Dinas Rahasia.
Kepala divisi pelindung badan presiden, Joseph Clancy akan mengambil alih sementara posisi yang ditinggalkan Pierson.
[mel]
BERITA TERKAIT: