Amerika Serikat diketahui telah melakukan serangan udara ke wilayah Irak sejak 8 Agustus lalu dan memperpanjang serangan ke wilayah Suriah pekan kemarin dengan dukungan dari sekutunya di Arab dengan tujuan menghancurkan kelompok yang telah menduduki sejumlah wilayah di Irak dan Suriah.
Organisasi HAM yang berbasis di Inggris, Syrian Observatory for Human Rights pada Senin (29/9) menyebut bahwa koalisi yang dibangun Amerika Serikat telah menghancurkan sejumlah fasilitas sepanjang malam di Aleppo, Raqqa, Hassakeh dan Deir el-Zour.
Amerika Serikat sendiri, dikabarkan
Associated Press, belum mengkonfirmasi serangan tersebut namun serangan masih terus dilanjutkan hingga hari ini.
Perlu diketahui, misi penyerangan ke wilayah Suriah dimulai pekan ini setelah sejak Agustus lalu Amerika Serikat memfokuskan serangan ke wilayah Irak yang diduduki ISIS. Tercatat setidaknya ada hampir 200 serangan yang dilancarkan di Irak.
Serangan yang diperluas ke Suriah menargetkan sejumlah titik, terutama di wilayah Raqqa yang telah diduduki oleh ISIS.
Dalam misi terbaru, setidaknya ada lima negara Arab yang mengambil bagian dalam serangan ke Suriah, yakni Uni Emirat Arab, Yordania, Bahrain, dan Qatar.
[mel]
BERITA TERKAIT: