Dengan rencana itu, Maduro menggarisbawahi upaya pemerintah untuk memperharui keamanan dan kesejahteraan warga Venezuela.
"Kami bergerak maju menuju tujuan kita yakni untuk meraih keamanan dan perdamaian Venezuela, tanah air di mana kita bisa menikmati perdamaian," kata Maduro dikutip
Xinhua.
Dalam rencana itu, Maduro menyetujui adanya pelucutan senjata
nasional demi menekan tingkat kriminalitas di kalangan warga sipil.
Selain itu, Maduro juga menyetujui anggaran sebesar 250 juta bolivar atau setara dengan 40 juta dolar AS untuk memperkuat patroli hingga akhir tahun 2014.
Bukan hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa pihaknya kini tengah menginvestigasi dugaan soal adanya virus mematikan di Maracay Central Hospital di Aragua. Hal itu dilakukan demi menjaga keamanan masyarakat dari virud yang belum teridentifikasi itu.
"Dokter dari berbagai belahan dunia telah tiba di Venezuela, termasuk Kuba yang kirimkan pakar senjata biologis untuk menemukan apa yang terjadi di Aragua," tandasnya.
[mel]