Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan Filipina (DOH) memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap penyakit-penyakit menular menyusul banjir akibat badai topan Fung Wong yang menggenangi Metro Manila dan beberapa provinsi lainnya.
Menurut DOH, banjir berpotensi dapat menimbulkan penyakit menular yang terbawa air seperti demam tifoid, kolera, leptospirosis (penyakit akibat bakteri Leptospira yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia atau sebaliknya), dan hepatitis; dan vektor penyakit, seperti malaria dan demam berdarah.
"Orang harus memastikan bahwa air yang diminum berasal dari sumber yang aman. Bila ragu, rebus air selama dua menit atau lebih untuk membuatnya aman diminum," begitu pernyataannya, seperti dikabarkan
Xinhua (Minggu, 21/9).
Dewan Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana Nasional (NDRRMC) Filipina telah melaporkan jumlah korban tewas mencapai tujuh orang.
Topan yang juga dikenal sebagai topan Mario ini juga telah menyebabkan 83.077 orang telah dievakuasi ke 77 pusat evakuasi. Badai topan ini juga telah menyebabkan ribuan penumpang kapal laut terlantar dan 46 penerbangan baik penerbangan domestik maupun internasional dibatalkan.
Menurut laporan, 87 jalan dan lima jembatan masih belum bisa dilewati akibat bencana ini.
[wid]
BERITA TERKAIT: