Begitu kata seorang sumber yang merupakan staf di klinik Yorkville Endoskopi Manhattan kepada tim penyelidik seperti dikutip
CNN (Rabu, 17/9).
Rivers diketahui datang ke klinik itu untuk menjalani endoskopi rutin pada 28 Agustrus lalu. Prosedur itu dilakukan untuk membantu River mendiagnosa apa yang terjadi pada suara seraknya dan sakit pada tenggorokannya. Prosedur itu melibatkan penyisipan kamera ke dalam tenggorokan Rivers.
Setelah hal itu dilakukan oleh gastroenterologist bernama Dr. Lawrence Cohen, prosedur kemudian dilanjutkan oleh dokter lain yang merupakan spesialis THT. Dokter itu kemudian dikabarkan melakukan biopsi pada pita suara Rivers tanpa persetujuannya.
Dikutip
Daily News, sumber itu menyebut bahwa dalam menjalankan biopsi, dokter spesialis THT yang menangani Rivers itu sempat berhenti sejenak untuk mengambil potret diri atau selfie.
Dalam penyelidikan ditemukan dugaan bahwa dokter spesialis THT yang menangani biopsi pada pita suaranya itu tidak dilengkapi dengan sertifikat oleh klinik sebagaimana disyaratkan hukum untuk menjalani biopsi.
Peneliti percaya bahwa pita suara Rivers mulau membengkak selama menjalani biopsi yang dinilai tidak sah itu. Pembengkakan itu memotong aliran oksigen ke paru-parunya yang menyebabkan serangan jantung pada tanggal 29 Agustus pagi.
Setelah mengalami serangan jantung itu, Rivers kemudian dilarikan oleh paramedis dari Yorkville Endoskopi ke Rumah Sakit Mount Sinai di New York, di mana ia tutup usia seminggu kemudian.
Klinik Yorkville Endoskopi sendiri sempat mengeluarkan penyataan pekan lalu yang menyangkal adanya laporan bahwa biopsi pita suara Rivers dilakukan di kliniknya.
Setelah adanya kabar bahwa dokter yang menangani River sempat mengambil foto selfie dalam menjalankan prosedur biopsi, pihak klinik menolak menanggapi hal tersebut.
[mel]