Padahal, Turki tegas tidak mengizinkan pangkalan udaranya dipakai untuk melancarkan serangan terhadap militan ISIS.
Meski Turki adalah anggota NATO dan merupakan salah satu sekutu penting AS, namun negara itu tetap enggan untuk mengambil bagian dalam operasi tempur melawan militan ISIS ataupun mengizinkan koalisi yang dipimpin AS menyerang militan ISIS dari wilayahnya.
Negeri Paman Sam itu sampai mengutus Menteri Luar Negeri, John Kerry, ke Ankara, Jumat kemarin (12/9).
Meski demikian, seorang pejabat Turki mengatakan kepada
AFP bahwa pihaknya tetap tidak akan terlibat dalam operasi bersenjata apapun dalam memerangi ISIS.
Ia mengatakan bahwa Turki hanya akan berkonsentrasi penuh soal operasi kemanusiaan di Suriah.
Perlu diketahui, secara tidak langsung selama ini Turki dituduh mendorong pembentukan ISIS dalam pemberontakan kelompok Islam di Suriah melawan Presiden Bashar Al-Assad.
[ald]
BERITA TERKAIT: