kelompok militan ISIS.
Terbukti, negeri Paman Sam itu terus melancarkan serangan terhadap kelompok ISIS di Irak Utara.
Sebuah pesawat tempur dan sebuah pesawat jarak jauh AS (Sabtu 6/9) dikerahkan dalam dua serangan udara guna mendukung operasi di Irbil.
"Serangan itu dilakukan di bawah kewenangan untuk melindungi personil dan fasilitas AS, mendukung upaya kemanusiaan, dan mendukung pasukan Irak sebagai kelanjutan dari tujuan tersebut," kata Komando Pusat AS dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip
Xinhua.
Bukan kali ini saja AS melakukan serangan udara. Sejak 8 Agustus lalu, tercatat sudah 133 serangan udara yang dilakukan AS di Irak Utara.
Bahkan pada Jumat lalu (5/9), AS mengklaim telah membangun koalisi inti yang terdiri dari 10 negara untuk memerangi kelompok militan ISIS.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: