AS Galang Bantuan ke NATO Perangi ISIS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 06 September 2014, 13:28 WIB
AS Galang Bantuan ke NATO Perangi ISIS
john kerry/net
rmol news logo Amerika Serikat ajak sekutunya yang tergabung dalam NATO untuk bersatu untuk menghancurkan kelompok militan ISIS.

"Tidak ada waktu untuk mendirikan koalisi internasional luas untuk menurunkan dan juga untuk menghancurkan ancaman hyang dilakukan oelh ISIS," kata Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry dan Menteri Pertahanan Chuck Hagel dalam pernyataan bersama pada Jumat (5/9).

Pernyataan itu dikeluarkan setelah Amerika Serikat menggelar pertemuan dengan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan dari sejumlah negara sekutu seperti Inggris, Australia, Kanada, Denmark, Prancis, Jerman, Italia, Polandia, dan Turki di Inggris dalam acara NATO Summit.

Dalam acara itu, Amerika Serikat menggalang dukungan menyusul serangan yang dilakukannya bersama dengan pasukan Irak dan Kurdi untuk menyerang kelompok militan ISIS sejak bulan lalu.

Negara-negara yang tergabung dalam NATO sendiri bersedia memberikan bantuan bila ada permintaan bantuan dari Baghdad, seperti menyediakan pelatihan dan koordinasi.

"Saya pikir masyarakat internasional memiliki kewajiban untuk melakukan segala upaya demi menghentikan organisasi teroris ini," kata Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen.

Dalam pertemuan itu John Kerry menekankan kembali bahwa ia ajakan menentang ISIS bukan berarti mereka harus mengerahkan pasukannya ke Irak.

"Ada banyak cara yang bisa dilakukakan seperti kita bisa melaih, meberikan saran, membantu, dan membekali (Irak)," kata Kerry dikutip AFP. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA