Menurut salah seorang petinggi Pasukan Pertahanan Jamaika Basil Jarrett, pesawat jatuh sekitar 14 mil di wilayah utara-timur dari Pelabuhan Antonio. Ia menyebut, bukti jatuhnya pesawat terlihat dari bercak minyak bahan bakar pesawat yang ditemukan di wilayah pesisir pantai. Namun demikian ia menyebut, puing-puing pesawat belum ditemukan.
BBC mengabarkan, pesawat yang jatuh itu berjenis Socata TBM-700. Pesawat buatan tahun 2014 itu diketahui bertolak dari Rochester menuju Naples, Florida.
Namun setelah satu jam terbang, menurut North American Aerospace Defence Command (Norad), pesawat itu tidak memberikan respon ketika dilakukan komunikasi. Norad sendiri telah mengerahkan dua pesawat tempur untuk melakukan pengawasan atas pesawat itu.
Norad menyebut bahwa tidak responsifnya pilot pesawat bisa jadi dikarenakan karena hipoksia atau kekurangan oksigen.
Pesawat itu diketahui terbang dengan ketinggingan 25 ribu kaki melintasi perairan Karibia mendekati Jamaika ketika radarnya diketahui mati.
Pesawat naas itu diketahui membawa seorang pengembang properti dari Rochester New York, Larry Glazer dan istrinya Jane. Pesawat itu dibawa oleh dua orang pilot yang berlisensi. Belum diketahui dengan pasti penyebab jatuhnya pesawat.
[mel]
BERITA TERKAIT: