
Salah satu negara di Afrika Barat yang terkena wabah Ebola terparah, Sierra Leone mengumumkan empat hari isolasi demi mencegah penyebaran lebih parah dari virus mematikan itu (Sabtu, 6/9).
Pemerintah Sierra Leone, dikutip
CNN, melarang warganya meninggalkan rumah mereka mulai tanggal 18 hingga 21 September.
Hal itu dilakukan dengan tujuan memberikan ruang bagi pekerja medis yang akan menangani dan mengisolasi kasus baru Ebola, sehingga penyebarannya dapat diredam.
Diketahui, Ebola yang mewabah sejak beberapa bulan terakhir telah menyebabkan setidaknya 21 ribu orang tewas. Sebagian besar di antara mereka bearsal dari Sierra Leone, Liberia, Guinea dan Nigeria.
Virus tersebut menular ke manusia melalui kontak langsung dengan hewan atau manusia yang terinveksi virus. Virus menular melalui kontak dengan cairan darah, ciaran tubuh, ataupun lingkungan yang terkontaminasi.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: