Keharuan semakin terasa ketika dibacakan juga sebuah surat yang pernah dikirimkan Sotloff secara diam-diam ketika ia masih dalam penculikan.
"Setiap orang memiliki dua hidup. Hidup kedua mulai ketika anda meyakini bahwa anda hanya memiliki satu (kehidupan)," kata Sotloff salam surat yang dibacakan itu.
"Saling berpelukanlah setiap hari. Harap diketahui, saya baik-baik saja. Hidupkan hidup kalian dengan sepenuhnya doa agar bahagia," sambungnya.
Ibunda Sotloff, Shirley Sotloff mengaku bangga dengan upaya anaknya untuk menghidupkan mimpinya hingga hidupnya terpaksa berakhir dengan cara barbar di tangan kelompok militan ISIS.
"Saya mungkin tidak memilikinya secara fisik. Tapi saya akan selalu memilikinya di dalam hati saya," sebutnya dikutip
CNN.
Dalam acara yang dihadiri oleh sekitar 900 orang itu juga turut hadir Gubernur Florida Rick Scott dan Senator Amerika Serikat Marco Rubio, serta mantan Guberur Florida Charlie Crist.
Diketahui, Sotloff yang diculik di Suriah ketika melakukan peliputan pada Agustus 2013 lalu itu dieksekusi mati oleh ISIS dalam sebuah tayangan video yang beredar awal pekan ini. Video yang dimaksudkan untuk memberi ancaman bagi Amerika Serikat atas keterlibatannya membantu pasukan Irak memerangi ISIS itu merupakan video kedua yang dirlis.
Video pertama dirilis dua pekan sebelumnya di mana mililtan ISIS juga melakukan aksi serupa kepada jurnalis Amerika Serikat, James Foley.
[mel]
BERITA TERKAIT: