Warga Tiongkok ikut Gabung ISIS?

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 04 September 2014, 13:12 WIB
Warga Tiongkok ikut Gabung ISIS?
Foto militan isis yang diduga berasal dari tiongkok/net
rmol news logo Dua buah foto yang beredar secara online awal pekan ini menunjukkan seorang pria Tiongkok yang ikut bergabung dengan kelompok militan ISIS ditangkap oleh militer Irak.

Asia One mengutip kabar yang dilansir oleh South China Morning Post (Kamis, 4/9), satu foto yang dirilis di laman facebook Kementerian Pertahanan Irak itu menunjukkaan pria tersebut dijaga oleh seorang tentara Irak dengan keadaan wajah terluka. Sedangkan foto lainnya menunjukkan pria itu tampak tak sadarkan diri di tanah.

Belum dapat diketahui dengan pasti identitas pria tersebut karena wajahnya mengalami pemukulan parah.

Keduataan besar Tiongkok di Irak belum memberikan konfirmasi atau tanggapan apapun atas foto-foto tersebut. Bila foto tersebut benar, maka itu adalah bukti pertama yang menunjukkan bahwa ada juga warga negara Tiongkok yang bergabung dengan ISIS yang melancarakan serangkaian serangan di wilayah Irak dan Suriah.

Kelompok militan ISIS yang baru-baru ini melansir video eksekusi jurnalis Amerika Serikat secara online itu diketahui telah menampung militan dari sejumlah negara seperti Inggris, Australia, Amerika Serikat, dan sejumlah negara di Asia.

Utusan khusus Tiongkok untuk Timur Tengah, Wu Sike memperkirakan ada sekitar 100 warga negeri tirai bambu itu, terutama dari kelompok muslim Uyghurs di wilayah Xinjiang yang bergabung dengan ISIS.

Perkiraan itu diperkuat oleh pakar studi Asia Barat dan Afrika dari Chinese Academy of Social Sciences, Yin Gang. Ia menyebut, banyak orang yang sebelumnya bergabung dengan al Waeda di Afghanistan. Setelah keadaan di negara itu relatif stabil, mereka kemudian masuk ke Irak dan Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

"Warga negara Tiongkok menanggapi panggilan ekstrimis muslim untuk bergabung dengan ISIS dan mencari cara untuk bergabung dengan pertempuran," kaya Yin. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA