Polisi Skotlandia Selidiki Penjualan Suara Jelang Referendum di eBay

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 30 Agustus 2014, 14:28 WIB
Polisi Skotlandia Selidiki Penjualan Suara Jelang Referendum di eBay
net
rmol news logo Kepolisian Skotlandia melancarkan investigasi setelah munculnya sejumlah orang yang mencoba menjual suaranya secara online melalui eBay jelang pemungutan suara dalam referendum kemerdekaan Skotlandia 18 September mendatang.

Hak suara tersebut diujuan dengan harga beragam ada yang menjualnya dengan harga 1,04 poundsterling dan bahkan di bawah satu poundsterling.

Dalam sebuah pernyataan, kepolisian Skotlanisa mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang menyelidikan penjualan suara jelang referendum.

"Prioritas kepolisian Skotlandia adalah untuk menjami keamanan publik. Kami akan menanggapi dengan tepat setiap isu yang muncul, kata pernyataan itu dikutip Russia Today (Jumat, 29/8).

Komisi Pemilihan Skotlandia sendiri menyebut penjual suara semacam itu merupakan tindakan ilegal. Komisi juga segera menghapus penjual dari situs penawan online.

Seorang juru bicara komisi menyebut, pihaknya telah membuat kesepakatan dengan eBay untuk melaporkan setiap orang yang memasang penjualan untuk hak suaranya. Bila terbukti, orang tersebut setidaknya akan dijerat dengan hukuman satu tahun kurungan penjara.

Kurang dari tiga minggu lagi Skotlandia akan menggelar pemungutan suara tentang referendum baru yang berisi pertanyaan soal apakah Skotlandia akan tetap menjadi bagian dari Britania Raya atau akan memerdekakan diri. Masyarakat Skotlandia hanya perlu memberikan hak suaranya dengan menjawab "Yes" atau "No".

Hasil jajak pendapat hingga pekan ini menyebutkan, ada setidaknya 47 persen warga Skotlandia yang menjawab "Yes" dna menginginkan kemerdekaan Skotlandia. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US