Menteri Kesehatan Senegal Awa Marie Coll Seck mengkonfirmasi, seorang mahasiswa berusi 21 tahun asal Guinea terinveksi Ebola dan ditempatkan di karantina di Rumah Sakit Fann di Dakar.
Pada 21 Agustus lalu Senengal diketahui menutup perbatasannya dengan Guinea karena khawatir terkena penyebaran wabah Ebola. Penutupan perbatasan itu termasuk penutupan penerbangan atau pelayaran dari dan ke Guinea, Sierra Leone juga Liberia.
CNN mengabarkan, Ebola yang menyebar di kawasan Afrika Barat diketahui telah menelan 1.552 korban jiwa. Organiasai Kesahatan Dunia WHO menyebut, kasus Ebola meningkkat 40 persen dalam kurun waktu tiga minggu terakhir.
Wabah ini telah berpusat di Guinea, Sierra Leone dan Liberia, dengan beberapa kasus di Nigeria.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: