Menurut keterangan dari pihak maskapai pada Jumat (29/8), keputusan untuk membuka kembali layanan penerbangan itu dilakukan menyusul gencatan senjata terbaru tak berbatas waktu yang dilancarkan oleh Israel dan kelompok Hamas di Gaza.
Yonhap mengabarkan, Langkah itu diharapkan dapat lebih meningkatkan kenyamanan wisatawan yang datang ke kawasan Timur Tengah untuk melakukan kunjungan keagamaan ataupun sejarah.
Perlu diketahui, sejak Israel melancarkan serangan ke wilayah Gaza bulan lalu, sejumlah maskapai asing menghentikan sementara layanan penerbangan ke Israel dengan alasan keamanan.
Namun awal pekan ini, Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata terbaru yang tak berbatas waktu untuk melanjutkan negosiasi damai di Kairo.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: