Menurut keterangan dari Kementerian Hukum Belanda (Jumat, 8/8), dari 21 jasad yang baru berhasil diidentifikasi itu, 16 diantaranya merupakan warga negara Belanda, termasuk seorang warga yang memiliki kewarganegaraan ganda yakni Belanda-Inggris, dua warga Malaysia, seorang warga Jerman, Seorang warga Kanada, dan seorang warga Inggris.
Sebelumnya, ahli forensik baru dapat mengidentifikasi dua jasad korban pesawat yang jatuh di wilayah konflik di timur Ukraina pada 17 Juli lalu. Keduanya merupakan warga negara Belanda, Dengan demikian hingga saat ini telah ada 23 jasad korban yang berhasil diidentifikasi.
Sejauh ini telah ada lebih dari 220 peti jenazah yang diterbangkan dari Ukraina ke Belanda untuk diidentifikasi.
Jumlah total korban tewas dalam tragedi yang diduga terjadi karena ulah kelompok separatis yang menembakan rudal adalah sebanyak 298 orang.
Hingga saat ini, dikutip
AFP, tim investigasi menunda sementara pencarian jasad korban lainnya serta sejumlah barang bukti lainnya di lokasi kecelakaan karena konflik yang kembali memanas.
[mel]
BERITA TERKAIT: