
Kelompok militan yang bergerilya mendirikan negara Islam di wilayah Irak dan Suriah, ISIS kirimkan pesan teror pada Gedung Putih menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang mengijinkan pasukannya di Irak untuk melancarkan serangan ke wilayah ISIS.
"Saya mengatakan kepada Amerika Serikat bahwa Khalifah Islam telah didirikan. Jangan menjadi pengecut dan menyerang kami dengan pesawat tanpa awak. Alih-alih mengirimkan tentara anda yang kami permalukan di Irak," kata juru bicara ISIS, Abu Mosa kepada Vice Media yang dikutip
Russia Today (Jumat, 8/8).
"Kami akan mempermalukan mereka di mana-mana, Insya Allah, dan kami akan mengibarkan bendera Allah di Gedung Putih," sambung Mosa.
Diketahui pada Kamis, (7/8) Obama mengeluarkan pernyataan yang menyebut bahwa pasukannya boleh melancarkan serangan ke wilayah ISIS dengan alasan melindungi personil dan kelompok minoritas Kristen dan Yazidi yang diserang ISIS.
Selang beberapa jam setelah putusan diumumkan, pasukan Amerika Serikat segera melakukan penyerangan udara ke sejumlah target di daerah pendudukan ISIS dengan menggunakan pesawat tempur F/A-18 dan pesawat tanpa awak.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: