Inggris akan melarang penumpang yang dianggap membawa virus tersebut masuk ke Inggris dan menahannya di bagian imigrasi bila pada saat kedatangan.
Penumpang yang diduga membawa virus Ebola itu kemudian akan dikarantina di unit isolasi di sejumlah rumah sakit, salah satunya adalah Royal Free Hospital di London Utara.
Bukan hanya itu, Inggris juga menghimbau agar warga negaranya yang baru kembali dari wilayah Afrika Barat untuk segera memeriksakan diri dan mencari bantuan medis bila merasakan gejala mirip flu.
Virus mematikan yang dapat menyebar melalui keirngat dan air liur itu diketahui telah menelan lebih dari 670 korban jiwa. Pemerintah Inggris khawatir, virus yang tengah berkembang di wilayah Afrika Barat itu sampai ke negaranya lewat penerbangan internasional. Hingga saat ini belum ditemukan vaksin ataupun obat bagi pengidap virus tersebut.
"Ebola merupakan ancaman yang serius," kata Menteri Luar Negeri Inggris Philip Hammond seperti dikabarkan
Daily Mail hari ini (Kamis, 31/7).
Kendati demikian, ia tetap menenangkan warganya dengan menyebut bahwa Ebola kemungkinan besar sulir menyebar di Inggris karena standar pengendalian infeksi yang berbeda.
"Kami tidak berpikir untuk saat ini, bahwa ini merupakan amsalah yang akan secara langsung mempengaruhi Inggris," terangnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: