Australia Pilih Urusi Korban MH17 Daripada Bebankan Sanksi pada Rusia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 31 Juli 2014, 08:59 WIB
Australia Pilih Urusi Korban MH17 Daripada Bebankan Sanksi pada Rusia
tony abbott/net
rmol news logo Perdana Menteri Australia Tony Abbott menegaskan bahwa pihaknya saat ini lebih memilih untuk fokus pada peningkatan akses ke lokasi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 daripada mengurusi sanksi bagi Rusia.

Australia memilih untuk tidak merapat ke Amerika Serikat dan Eropa yang mengumumkan sanksi tambahan bagi Rusia baik dari sektor keuangan, militer dan energi awal pekan ini.

Namun Abbott menggarisbawahi, pihaknya telah menyiapkan sejumlah sanksi sebagai respon bagi Rusia terkait krisis Ukraina.

"Saya tidak mengatakan bahwa kita tidak akan (memerikan sanksi), pada beberapa titik di masa depan, pergerakan akan lebih jauh lagi," kata Abbott pada Rabu (30/7).

"Namun pada saat ini, fokus kita bukan pada sanksi, fokus kita adalah segera membawa pulang jasad (korban MH17) ke rumah secara menusiawi secepatnya," sambungnya dikabarkan AFP.

Setelah Belanda, Australia merupakan negara yang paling banyak kehilangan warga negaranya dalam kecelakaan MH17 yang mengangkut 298 orang pada 17 Juli lalu. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA