Mahasiswa psikologi dari Deakin University bernama Bec McDonald itu diketahui menghabiskan waktu satu bulan terakhir untuk melakukan perjalanan ke Eropa yang berakhir di Amsterdam pekan lalu.
Gadis berusia 20 tahun tersebut memesan tiket pulang ke Melbourne via Malaysia dengan menggunakan pesawat naas Malaysia Airlines penerbangan MH17 yang berakhir di Ukraina.
Namun sehari sebelum penerbangan, saudara laki-laki McDonald yang bekerja di agen perjalanan menyarankannya untuk mengambil penerbangan langsung dari London di mana ia bisa mendapatkan penerbangan dengan harga yang lebih murah ke Melbourne.
McDonald mengikuti saran itu dan pulang ke Melbourne dengan mengambil penerbangan dari London pada Kamis (17/7) di waktu yang hampir bersamaan dengan jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 yang seharusnya ia naiki.
Dikabarkan
Daily Mail (Senin, 21/7), ketika McDonald telah tiba di Kuala Lumpur menunggu penerbangan ke Melbourne, saudara laki-lakinnya memberikan kabar bahwa pesawat yang semula akan ia naiki mengalami kecelakaan.
"Saya seperti tidak menyadari gravitasi sampai saya pulang dan keluarga saya kewalahan melihat saya. Itu pasti menyeramkan," kata McDonald.
Kecelakaan MH17 di dekat wilayah konflik Donetsk diduga terjadi karena pesawat terkena tembakan rudal. Seluruh penumpang berjumlah 283 dan 15 kru tewas seketika.
BERITA TERKAIT: