Anifah sendiri akan membawa serta tim dalam kunjungannya ke Kiev yang dilakukan kemarin (Minggu, 20/7) hingga Rabu mendatang.
Juru bicara kementerian di Malaysia menyebut, kunjungan Anifah adalah untuk bekerja sama dengan pemerintah Ukraina dalam menemukan, mengidentifikasi, serta mempersiapkan kepulangan seluruh penumpang tewas dalam tragedi yang terjadi Kamis pekan lalu (17/7).
"Malaysia akan menegaskan kepada pemerintah Ukraina dan meminta agar dalam tim investigasi independen yang dibentuk, Malaysia akan ikut menjadi anggota," katanya dikabarkan media setempat
NST.
Malaysia juga menegakan bahwa semua bukti akan dikumpulkan di lokasi. Dan bila da bukti yang menunjukkan bahwa pesawat benar ditembak jatuh, maka pelakunya harus segera diusut dan diadili.
"Malaysia mendesak pemerintah Ukraina dan pemberontak untuk melakukan gencatan senjata sementara agar Special Malaysia Disaster Assistance and Rescue Team (SMART) dapat melakukan tugas dan tanggung jawab tanpa hambatan," jelasnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: