Menurut keterangan pemerintah Rusia, dikabarkan
BBC (Rabu 16/7), pembukaan kembali basis Lourdes yang terletak yang terletak di Havana, sekitar 250 km dari pantai Amerika Serikat itu dilakukan setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Kuba pekan lalu dan membuat kesepakatan dengan Presiden Raul Castro.
Selain membuka kembali basis mata-mata itu, dalam kunjunganya, Putin juga sepakat untuk menghapus 90 persen hutang Kuba kepada Uni Soviet. Jumlah hutang yang dihapuskan adalah senilai 32 miliar dolar AS.
Perlu diketahui, basia Lourdes yang ditutup oleh Putin pada tahun 2001 lalu pertama kali dioperasikan pada tahun 1967. Basis tersebut memberikan data-data intelejen bagi Uni Soviet. Selain itu basis juga menangani komunikasi rahasia angkatan laut Uni Soviet.
Pada masa Uni Soviet, ada sekitar tiga ribu pakar yang dipekerjakan di basis tersebut. Namun pasca keruntuhan Uni Soviet, sekitar tahun 1990an, Rusia mengurangi sekitar setengah dari jumlah staf itu.
[mel]
BERITA TERKAIT: