Diduga Bantu Pembunuhan, Pilot Ukraina Dijerat Hukuman di Rusia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 10 Juli 2014, 11:36 WIB
Diduga Bantu Pembunuhan, Pilot Ukraina Dijerat Hukuman di Rusia
Nadezhda Savchenko/net
rmol news logo Seorang Pilot Angkatan Udara Ukraina yang ditangkap oleh kelompok separatis bulan lalu, Nadezhda Savchenko menjalani pengadilan di Rusia atas tuduhan ikut bersengkokol dalam pembunuhan dua jurnalis Rusia.

Kedua jurnalis tersebut adalah karyawan saluran televisi milik negara Rusia yang tewas pada Juni lalu karana terkena tembakan mortir ketika bertugas di kota Luhansk, Ukraina.

Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (9/7), Komite Investigasi Rusia menyebut bahwa Savchenko diduga memberikan petunjuk kepada pasukan Ukraina mengenai keberadaan wartawan serta warga sipil lainnya yang berada di daeah yang dikuasai oleh pemberontak.

Penyidik menyebut, Savchenko merupakan seorang perwira Ukraina. Namun ia mengambil cuti untuk ikut bergabung dalam batalion sukarela untuk membantu meredam ketegangan di wilayah timur Ukraiana.

Dikabarkan Al Jazeera, wanita berisa 31 tahun itu saat ini berada di pusat penahanan di Rusia.

Rusia menyebut, Savchenko sempat menyeberang ke perbatasan tanpa dokumen dan dengan kedok sebagai pengungsi. Belum diketahui alasannya masuk ke Rusia.

Ukraina sendiri mengingkatkan peringatan atas menghilangnya Savchenko dan Kementerian Luar Negeri Ukraina siap memberikan nota protes. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA