Pria Ini Terpaksa Jalani Perawatan Medis Setelah Mengaku Atheis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 25 Juni 2014, 11:47 WIB
Pria Ini Terpaksa Jalani Perawatan Medis Setelah Mengaku Atheis
ilustrasi/net
rmol news logo Seorang pria Nigeria dimasukkan ke lembaga kesehatan mental di negara bagian Kano untuk menjalani perawatan setelah dirinya mendeklarasikan diri sebagai atheis.

Menurut keterangan dari International Humanist and Ethical Union (IHEU) (Selasa, 24/6), pria bernama Mubarak Bala itu mengutarakan kepada kerabatnya bahwa ia tidak percaya pada Tuhan. Para kerabatnya segera memaksa Bala untuk menjalani perawatan mental, kendati dokter yang memeriksanya telah memastikan bahwa ia sehat.

Pria berusia 29 tahun itu segera dibawa ke dokter kedua oleh kerabatnya. Dokter tersebut menyebut bahwa atheisme yang diyakininya merupakan efek samping dari perubahan kepribadian.

Bala pun kemudian dimasukkan ke lembaga perawatan mental.

Juru bicara IHEU Bob Churchill mengaku pihaknya prihatin atas kasus tersebut. Pihaknya akan segera memberikan bantuan pengacara agar Bala dapat dibebaskan.

Untuk diketahui, seperti disebut BBC, Kano merupakan negara bagian dengan mayoritas penduduknya adalah muslim yang mengadopsi hukum syariah sejak tahun 2000. [mel]

  • TAGS

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US