Pejabat setempat menyebut, kapal tersebut mengangut 97 pekerja ilegal asal Indonesia yang akan kembali ke wilayah Aceh untuk merayakan ibadah puasa ramadhan.
Dari total penumpang, 60 di antaranya berhasil diselamatkan dan segera ditangkap dan akan dihukum dengan undang-undang imigrasi.
"Ombak dan angin kencang membuat operasi penyelamatan kami sulit tapi kami akan melanjutkan pencarian," kata badan pelaksana kemaritiman Malaysia, Mohamad Hambali Yaakup seperti dikutip
BBC (Kamis, 19/6).
Kapal tersebut tenggelam tidak jauh dari pantai. Sehingga ada kemungkinan penumpang yang hilang dapat berenang ke tempat yang aman.
Tenggelamnya kapal tersebut diduga akibat kelebihan muatan karena kapal hanya memiliki kapasitas angkut 50 orang. Namun penumpang selamat menyebut, kapal mengalami kebocoran akibat menabrak sesuatu.
Otoritas setempat melakukan invesitasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti tenggelamnya kapal.
[mel]
BERITA TERKAIT: