Poroshenko menyebut, rencana tersebut akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.
Hal itu diputuskannya usai menggelar perbincangan telepon dengan Presiden Rusia Valdimir Putin pada Selasa (18/6).
Kedua pemimpin negara itu, seperti dikutip
BBC, membahas mengenai solusi atas krisis yang terjadi di timur Ukraina di mana separatis pro-Rusia bersiteru dengan pemerintah menuntut pemisahan diri.
Poroshenko menyebut, gencatan senjata akan dilakukan demi memberi kesempatan bagi separatis pro-Rusia menghentikan persiteruan.
Namun belum dilansir dengan tepat kapan gencatan senjata sepihak itu akan dilakukan Ukriana.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: