Gempa pertama, menurut US Geological Survey (USGS), memiliki kekuatan sebesar 5.7 skala richter. Gempa tersebut terjadi sekitar 91 kilometer di lepas pantai Honsu, pulau terbesar dan terpadat di Jepang pada kedalaman 22 kilometer, sekitar pukul tiga dini hari waktu setempat.
Dua jam kemudian, gempa kembali terjadi dengan kekuatan sebesar 5.6 skala richter. Gempa tersebut terjadi di lokasi yang lebih dekat ke pantai dengan kedalaman 39 kilometer.
Namun badan meteorologi Jepang menyebut bahwa gempa yang terjadi memiliki kekuatan sekitar 5.8 skala richter. Namun gempa tersebut dipastikan tidak memiliki resiko langsung tsunami.
Seperti dikabarkan
Channel News Asia, Terdapat sejumlah kota yang dekat dengan lokasi gempa tersebut, yakni Iwakim, Kitaibaraki, Namie, dan Hitachi. Namun tidak dilaporkan adanya korban ataupun kerusakan infrastruktur yang terjadi.
Jepang secara geografis terletak di wilayah yang rentan gempa. Karena itulah pemeirntah Jepang memperketat aturan pembangunan gedung ataupun rumah agar dirancang kuat terhadap gempa atau sejumlah bencana alam lainnya yang kerap terjadi di negeri sakura itu.
[mel]
BERITA TERKAIT: